Bangunan Utama

Bangunan Utama

Masjid Istiqlal yang megah ini adalah bangunan berlantai dua. Lantai pertama untuk perkantoran, ruang pertemuan, instalasi AC sentral dan listrik, kamar mandi, toilet dan ruang tempat wudhu. Lantai dua, untuk salat yang terdiri dari ruang salat utama dan teras terbuka yang luas guna untuk menampung jemaah yang melimpah terutama pada saat salat Idul Fitri dan Idul Adha.

Lantai utama yang disediakan untuk ruang sholat baik Rawatib ataupun sholat sunnat lainnya terletak di gedung utama dengan daya tampung 61.00 orang jamaah.

berikut adalah detail tentang Lantai utama Masjid Istiqlal

  • Tinggi: 60 meter
  • Panjang: 100 meter
  • Lebar: 100 meter
  • Tiang pancang: 2.361 buah

Di bagian depan terdapat Mihrab tempat di mana imam memimpin sholat jamaah, dan disebelah kanan mihrab terdapat mimbar yang ditinggikan. Lantainya ditutupi karpet merah sumbangan seorang dermawan dari Kerajaan Arab Saudi.

Bangunan masjid Istiqlal terdiri atas 2 bangunan yaitu bangunan utama dan bangunan pendamping yang memiliki ukuran yang lebih kecil.

Bangunan pendamping yang berukuran lebih kecil ini berfungsi sebagai tempat tambahan untuk beribadah sekaligus sebagai tangga.

Bangunan utama ini dimahkotai kubah dengan bentang diameter sebesar 45 meter.

Makna dari angka “45” melambangkan tahun 1945, yaitu tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kemuncak atau mastaka kubah utama dimahkotai ornamen baja antikarat dengan simbol Islam yang berbentuk Bulan sabit dan bintang.

Kubah utama masjid ini ditopang 12 tiang ruang ibadah utama yang disusun melingkar pada tepi dasar kubah yang dikelilingi 4 tingkat balkon.

Angka “12” yang dilambangkan oleh 12 tiang menunjukkan makna hari kelahiran nabi Muhammad yaitu tanggal 12 Rabiul Awwal.

Selain itu angka ini juga melambangkan 12 bulan dalam penanggalan Islam (termasuk penanggalan Masehi) dalam masa 1 tahun.

Empat tingkat balkon dan satu lantai utama melambangkan angka “5” yang melambangkan lima Rukun Islam sekaligus melambangkan Pancasila, falsafah kebangsaan Indonesia. Tangga terletak di keempat sudut ruangan menjangkau semua lantai.

Gedung utama dengan ruang salat utama mengarah ke kiblat (Mekkah), sedangkan teras terbuka yang luas mengarah ke Monumen Nasional (Monas).